Minggu, 01 Januari 2017

Tari Bali dan Jenisnya



Siapa yang tak tahu tentang bali? Bali adalah sebuah propinsi yang menjadi penghasil pendapatan tertinggi, yang dikarenakan dapat menarik banyak minat dari para turis,baik dari turis domestic maupun turis mancanegara pun sangat tertarik dengan bali. 

Propinsi bali yang biasa dijuluki sebagai pulau dewata ini pun tidak hanya menarik dari segi alamnya dan kulinernya, tetapi juga dari segi kebudayaannya. Kebudayaan yang sangat kita kenal yaitu adalah Tari Bali.

            Tari bali ini pun tidak hanya menggambarkan betapa anggunnya seorang penari,maupun filosofi dari tarian yang ditampilkan. Tetapi, tari bali dapat diklasifikasikan sebagai tari sacral dan juga tari sacral.

            Tari sacral adalah sebuah tarian yang biasanya ditampilkan pada acara tertentu dan pada upacara keagamaan. Tarian ini berfungsi sebagai pelengkap dari jalannya upacara keagamaan, tari sacral ini pun hanya dilakukan didalam pura (tempat ibadah) pada saat sedang ada piodalan dipura tersebut, dan tarian ini bukan sebagai tari hiburan yang pada biasanya dipertunjukan.

 Berikut ini adalah tari sacral yang biasa dilaksanakan pada acara piodalan, yakni :







1.     Tari Rejang Dewa
 

Yaitu adalah tarian tradisional  dalam menyambut kedatangan serta sebagai persembahan suci bagi para dewa yang datang dari Khayangan dan turun ke Bumi dalam upacara piodalan yang sedang berlangsung.







2. Tari Baris
Yaitu adalah merupakan tarian pasukan perang. "Baris" yang berasal dari kata bebaris yang dapat diartikan pasukan maka tarian ini menggambarkan ketangkasan pasukan prajurit. Tari ini merupakan tarian kelompok yang dibawakan oleh pria, umumnya ditarikan oleh 8 sampai lebih. Tarian ini biasanya dilakukan setelah tari rejang telah selesai.


3. Tari Topeng Sidakarya





Yaitu adalah bagian dari pementasan tari topeng yang mengiringi sebuah upacara besar di Bali. Topeng Sidakarya dianggap sebagai pelengkap upacara-upacara tersebut. Topeng ini tampil sebagai pamungkas tari persembahan (wewalen) sebelum acara pemujaan bersama yang dipimpin oleh Sulinggih dilakukan.


Tari Profan adalah sebuah tarian yang biasanya dianggap sebagai hiburan dalam acara piodalan. Dimana biasanya tarian ini juga dapat kita saksikan tidak hanya di madya mandala (bagian tengah dari pura) melainkan juga dapat kita lihat di panggung acara lainnya. Tari profan ini pun banyak peminatnya, tidak hanya warga bali saja yang bisa menarikannya, bahkan turis macanegara maupun masyarakat domestic pun bisa menarikannya. Untuk dapat menarikan berbagai macam tari profan ini pun kita bisa mengikuti kursus tari bali, yang biasanya ada di pura.




Berikut ini beberapa tari profan yang biasa kita lihat :


1.     Tari Cendrawasih

 

Tari Cendrawasih adalah tarian yang terinspirasi oleh burung cendrawasih. Tari Cendrawasih adalah salah satu dari beberapa tari Bali yang terinspirasi oleh burung. Tarian tersebut ditampilkan oleh dua wanita,satu memerankan burung cendrawasih jantan dan satu memerankan betina, tarian tersebut mengambil bentuk dari ritual perkawinan. 




2. Tari Oleg Tamulilingan
Oleg dapat berarti gerakan yang lemah gemulai, sedangkan tamulilingan berarti kumbang pengisap madu bunga. Tari Oleg Tamulilingan melukiskan gerak-gerik seekor kumbang, yang sedang bermain-main dan bermesra-mesraan dengan sekuntum bunga di sebuah taman.




3. Tari Panjisemirang

 

tarian ini menggambarkan tentang pengembaraan seorang laki-laki namun di tarikan oleh penari wanita. Tentu saja, ada sejarahnya mengapa tarian ini harus di tarikan oleh seorang wanita meskipun menceritakan kisah pengembaraan seorang laki-laki. Tarian ini menceritakan tentang seorang putri raja bernama Galuh Candrakirana yang pergi mengembara dengan menyamar menjadi laki-laki bernama Raden Panji. Pengembaraan ini dilakukan setelah putri tersebut kehilangan suaminya. Namun, dalam Babad Bali tarian ini menggambarkan putri bernama Galuh Candrakirana yang melakukan pengembaraan untuk mencari kekasihnya yang bernama Raden Panji Inu Kertapati, dengan menyamar sebagai laki-laki. Tarian ini ditarikan oleh perempuan dengan penampilan seperti laki-laki, dan tentu saja tidak memiliki gerakan perempuan sama sekali dalam tarian ini. 





Dan masih banyak lagi tari bali yang termasuk dalam jenis tari profan, bila teman-teman ingin mempelajari tari bali jenis ini, dapat datang ke pura terdekat pada hari sabtu sore, yang dimana pada hari tersebut biasanya dilaksanakan kursus tari bali, yang dilatih oleh seseorang yang pastinya sudah professional. Demikian pembahasan  mengenai tari bali kali ini, semoga dapat memberikan inspirasi bagi teman pembaca semuanya :)

Sumber :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar