Jumat, 20 November 2015

pasar



1.     - Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dipakai, dimiliki, atau dikonsumsikan sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.

-Barang dalam pengertian ekonomi adalah suatu objek atau jasa yang memiliki nilai. Nilai suatu barang akan ditentukan karena barang itu mempunyai kemampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan.
-Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
-Pelanggan adalah merujuk pada individu atau rumah tangga, perusahaan yang membeli barang atau jasa yang dihasilkan dalam ekonomi. Secara spesifik, kata ini sering pula diartikan sebagai seseorang yang terbiasa untuk membeli barang pada suatu toko tertentu.

2.     Menurut saya mengapa masalah harga dapat memberikan dorongan bagi produsen untuk menciptakan produk dan bagaimana pula harga bagi konsumen dalam menetapkan pembelian, itu karena  akibat dari banyaknya pemain dalam bisnis ini adalah terjadinya persaingan yang tinggi, untuk dapat menjaga posisinya dan bertahan, perusahaan harus memahami karakteristik konsumen mereka dan memahami bagaimana konsumen dalam memutuskan pembelian.   Sehingga dengan memahami perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan, maka perusahaan akan dapat mempengaruhinya, sehingga konsumen tersebut nantinya akan menggunakan produk mereka.
3.     a) pasar adalah  tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya.
b) Perusahaan yang menggunakan orientasi pasar dan manfaatnya bagi perusahaan untuk jangka waktu yang panjang maupun pendek  bahwa perusahaan yang berorentasi pasar senantiasa melakkukan efisiensi dan selalu berusaha menciptakan nilai lebih bagi pelanggannya yang diharapkan akan dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.         orientasi pasar merupakan penggenerasian inteligensi atau penelitian pasar ke seluruh perusahaan guna mengetahui kebutuhan pelanggan saat ini dan yang akan datang (intelligence generation).                               
Orientasi pasar bernilai bagi perusahaan karena dapat membantu perusahaan untuk memusatkan perhatian : pertama, pengumpulan informasi tentang kebutuhan pelanggan sasaran dan kemampuan pesaing secara terus menerus.                                               
Kedua, orientasi pasar dapat menggunakan informasi tersebut untuk menciptakan nilai pelanggan secara berekelanjutan (Slater & Nerver, 1995).      Kedua hal tersebut diusahakan secara terintegrasi ke semua bagian atau departemen yang ada dalam rangka peningkatan kineija perusahaan (Kohli & Jarowslci. 1990). Bisnis yang mengembangkan orientasi pasar akan dapat memperbaiki kinerja pasarnya (Narver & Slater. 1990).
Pada prinsipnya, orientasi pasar merupakan perwujudan konsep bahwa upaya pemasaran perusahaan merupakan tanggung jawab semua departemen dan fungsi.











Daftar pustaka :

http://manajemen-maskurisutomo.blogspot.co.id/2010/06/orentasi-pasar.html






badan usaha



Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan untuk memilih badan usaha yang akan didirikan :

1.     Kebebasan untuk beraktivitas
Pertimbangan tentang luasnya bidang usaha yang akan dimasuki oleh pemilik, misalnya tanpa dibatasi oleh modal, wilayah, atau batasan lainnya. Pertimbangan keluwesan beraktivitas ini biasanya bagi mereka yang memiliki modal relatif besar dan memiliki hubungan dengan berbagai pihak yang terkait, baik pemerintah, swasta, maupun asing. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak terlalu memperhatikan keluwesan beraktivitas biasanya hanya berfokus pada bidang/wilayah tertentu saja.

2.     Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik
Pertimbangan yang memperhatikan masalah tanggung jawab terhadap utang piutang perusahaan terhadap harta pribadi. Dalam hal pengembanan wewenang dan tanggung jawab, pemilik biasanya memikirkan faktor resiko yang akan dihadapi. Pada perusahaan yang jenis badan usahanya memiliki tanggung jawab tidak terbatas, apabila perusahaan mengalami resiko kerugian, maka harta pribadi ikut menjadi atas utang/kewajibannya.

3.     Kemudahan dalam pendirian usaha tersebut
Pertimbangan untuk pemilik yang ingin memulai usaha yang berskala kecil. Pemilik hanya perlu memenuhi syarat yang sederhana dan langsung dapat menjalankan usahannya. Yang menjadi pertimbangan biasanya faktor biaya dan modal yang harus dipenuhi.

4.     Kemudahan untuk memperoleh modal
Kemudahan perusahaan dalam mendapatkan modal usaha, mengingat perusahaan yang dijalankan semakin besar. Kemudahan memperoleh modal ini, baik berupa modal sendiri atau modal pinjaman dari berbagai pihak seperti bank, atau bantuan dari berbagai pihak.

5.     Kemudahan untuk memperbesar maupun memperluas sebuah usaha
Pertimbangan bagi mereka yang berpikir jauh ke depan dan optimis bahwa usaha yang dijalankan akan semakin besar, menjadi pertimbangan badn usaha yang akan dipilih. Perusahaan yang semula kecil terpaksa mengubah badan usahanya karena usahanya makin besar dan terus mengalami perkembangan.

6.     Kelanjutan usaha dimasa yang akan datang
Pemilik berharap usaha yang dijalankan memiliki umur yang panjang. Oleh karena itu, pemilihan badan usaha untuk jangka waktu yang panjang menjadi pertimbangan guna perkembangan usaha ke depannya.


Menurut saya mengapa bentuk  usaha koperasi lebih cocok untuk rakyat Indonesia itu karena  dari Penjelasan UUD 1945 menyatakan bahwa bangunan usaha yang sesuai dengan kepribadian bangsa indonesia adalah koperasi. Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. inti dari koperasi adalah kerja sama, yaitu kerja sama diantara anggota dan para pengurus dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat serta membangun tatanan perekonomian nasional. Sebagai gerakan ekonomi rakyat, koperasi bukan hanya milik orang kaya melainkan juga milik oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
    
Gerakan koperasi walaupun sudah dibantu pemerintah akan tetapi pengembangannya lambat itu karena adanya  beberapa hambatan bagi pertumbuhan koperasi antara lain disebabkan oleh hal-hal berikut :
1.     kesadaran masyarakat terhadap koperasi yang masih sangat rendah
2.     pengalaman masa lampau mengakibtakan masyarakat tetap merasa curiga terhadap koperasi
3.     pengetahuan masyarakat mengenai koperasi masih sangat rendah
4.     Kurangnya partisipasi masyarakat terhadap koperasi itu sendiri
5.     Menganggap Koperasi adalah suatu bentuk usaha yang kurang menguntungkan



Daftar pustaka :
dan pemikiran diri sendiri







Sabtu, 07 November 2015

perusahaan dan lingkungan perusahaan



Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Perusahaan adalah  suatu unit organisasi yang melakukan  kegiatan aktivitas pengolahan pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat luas.
Lingkungan perusahaan adalah suatu faktor-faktor dari luar(ekstern) yang pengaruhnya tidak langsung ke perusahaan yang berada di sekitarnya, baik organisasinya itu sendiri maupun kegiatan di dalam perusahaannya itu sendiri.

Contohnya yaitu :
- perusahaan jasa dengan perusahaan dagang
-lingkungan eksternal ( macro dengan mikro ) dan lingkungan internal

Perbedaan antara letak dan tempat perusahaan yakni :
-        Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi dari perusahaan itu sendiri, serta lebih cendrung ke kota-kota besar
-        Sedangkan letak perusahaan berfungsi untuk mengolah suatu produk untuk melaksanakan kegiatan operasional perusahaan itu sendiri
-        Tempat kedudukan perusahaan dipengaruhi oleh factor kelancaran hubungan dengan  lembaga yang lainnya
-        Dipengaruhi oleh factor ekonomi untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya

 Beberapa hal yang membedakan perusahaan dan lembaga sosial yaitu :
-        Perusahaan lebih menekankan maupun memprioritaskan terhadap keuntungan(laba)
-        Perusahaan juga lebih menekankan kepada kemajuan organisasinya sendiri
-        Serta perusahaan juga lebih memprioritaskan tanggung jawab setiap anggotanya terhadap perusahaan yang ia tempati
-        Lembaga sosial bersifat sukarela
-        Berusaha membuat kelangsungan hidup lembaganya sendiri tetap berjalan dengan menawarkan jasa kepada masyarakat
-        Mengajarkan anggotanya menjadi pribadi yang bias bertanggung jawab

Jika saya diberikan kesempatan untuk memilih perkembangan karier di perusahaan atau lembaga sosial maka saya akan memilih di perusahaan, mengapa saya memilih perusahaan?karena menurut saya, diperusahaan lebih terjamin kelangsungan kariernya serta tunjangan yang diberikan dikemudian hari sudah bias kita prediksi, serta imbalan berupa gaji yang akan diterima pun sesuai dengan kemampuan yang saya miliki. Serta di dalam perusahaan itu sendiri pun ada kalanya kita akan memperoleh kenaikan jabatan, kenaikan jabatan ini biasanya kita dapat dari hasil kerja keras selama diperusahaan ini, dengan kenaikan jabatan inipun, kita dapat memenuhi kebutuhan hidup kita pribadi sehari-hari, sehingga membuat hidup kita menjadi sejahtera.
                           Sumber : https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/
Dan pemikiran diri sendiri